ADRO (1810) membentuk pula Symetrical Triangle. Sempat beberapa kali ADRO membentuk pola triangle diakhiri dengan break ke atas. Pada pola terakhir ini, ADRo menguji resistnya di 1860 (+2.7% upside). Jika mampu break target ke 1910 (+5.5% upside) selanjutnya menguji level tertingginya di 2075 (+14.6% upside) dengan target jangka menengah di 2300. Stop loss jika break di bawah 1780 (-1.6% downside) dengan target penurunan di 1750 (-3.3% downside). Perlu diperhatikan jika ADRO turun ke bawah 1750, ada peluang besar menuju 1510 ( -16,5% downside) yang merupakan GAP saat break out pada bulan november 2009 kemarin. Jika melihat kondisi stochastic yang sudah over-sold, direkomendasikan untuk Buy on Weakness dengan memperhatikan support – support penting di atas.
Disclaimer ON

3 comments
newbiee
February 23, 2010 at 11:29 (UTC 7)
kren bos grafiknya, nice…
newbiee
February 23, 2010 at 11:31 (UTC 7)
nimbun adro buat tabungan deh
GaleriSaham.com
February 23, 2010 at 12:41 (UTC 7)
Sip, ADRO bisa buy on weakness. Long term bagus:)